Pages

Selasa, 29 Januari 2013

Mantan Mendikbud Daoed Minta RSBI Ditiadakan


Tribunnews.com - Selasa, 15 Mei 2012 16:03 WIB



Puluhan aksi Koalisi Anti Komersialisasi Pendidikan menggelar aksi demo menentang keberadaan RSBI yang dinilai melanggar konstitusi, Rabu (28/12/2011). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perdebatan mengenai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) kembali berlangsung. Menurut Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Orde Baru, Daoed Joesoef, RSBI dinilai melanggar hak konstitusi.

"Saya menentang sistem pembelajaran di RSBI. Oleh karenanya, saya menuntut supaya Pemerintah secepatnya meniadakan keberadaan RSBI Indonesia," kata Daoed sebagai saksi ahli dalam persidangan uji materi Pasal 50 ayat (3) UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (15/4/2012).

Menurut Daoed, ada beberapa alasan dalam model pembelajaran RSBI yang tidak sesuai UUD 1945 yakni yang pertama mengenai penggunaan bahasa asing dalam proses belajar mengajar.

"Penggunaan bahasa asing atau bahasa Inggris telah melanggar UUD 1945 yang menegaskan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia," kata Daoed.

Kemudian, Daoed melanjutkan, ada kekeliruan besar yang dilakukan para perumus dan pengambil kebijakan dalam membentuk RSBI. Menurutnya, dalam pembangunan pendidikan tidak dipengaruhi oleh penguasaan bahasa asing.

"Pendidikan di negara maju itu karena menghayati nilai-nilai kemajuan zaman. Tidak terpengaruh oleh penguasaan bahasa asing," kata Daoed.

Sumber:

http://www.tribunnews.com/2012/05/15/mantan-mendikbud-daoed-minta-rsbi-ditiadakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar